Indonesian Business News from Sulawesi-Kalimantan-Maluku-Papua

Kamis, 31 Januari 2013

Dua Boneka Barbie Hidup Bertengkar saat Dipertemukan


TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Bagaimana bila dua orang model yang menjadi Barbie hidup, dipertemukan dalam kehidupan nyata? Hasilnya, mereka saling membenci dan berkomentar buruk satu sama lain.
Valeria Lukyanova (23) sangat mirip dengan boneka plastik ikonik, lengkap dengan rambut pirang panjang, pinggang kecil, dan payudara besar.
Sedangkan Justin Jedlica (32) telah menghabiskan sekitar 70 ribu poundsterling (lebih dari Rp 677 juta), untuk melakukan bedah plastik, dan mengubah dirinya menjadi Ken, pacar Barbie, dalam versi manusia.
Tapi, ketika keduanya bertemu di New York untuk sesi pemotretan, mereka langsung perang komentar soal make-up dan operasi kosmetik.
Justin yang berasal dari Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada Valeria, "Penampilannya banyak ditambahkan make-up, rambut palsu, dan korset pelangsing. Waria telah melakukan ilusi yang sama selama bertahun-tahun."
Valeria yang asal Ukraina membalas, "Justin mengatakan hal-hal buruk tentang saya, tapi dia memiliki lebih dari 90 operasi, sedangkan aku hanya punya satu.
"Saya tidak bersembunyi bahwa saya sudah menjalani operasi plastik. Saya punya implan payudara, karena saya ingin menjadi sempurna," imbuhnya.
"Dia akan berbuat lebih baik untuk tidak mengomentari yang plastik dan yang tidak. Saya pikir dia adalah pria tampan, tapi bibirnya kelebihan plastik," sindir Valeria.
Foto Valeria banyak beredar di internet. Banyak orang tidak percaya bahwa dia adalah manusia sungguhan, dan bukan manekin plastik. Tapi, Valeria mengaku punya banyak pengagum, dan sangat senang bahwa orang berpikir dia tampak seperti boneka.
"Ini menyenangkan saya, karena boneka adalah sebuah gambar dari seorang wanita yang ideal. Tak seorang pun akan keberatan untuk dibandingkan dengan boneka," tuturnya seperti dikutip Tribunnews.com dari The Sun, Selasa (29/1/2013). (*)

Bocah 4 tahun gagalkan pemerkosaan, pelaku hanya wajib lapor


MERDEKA.COM,
R, bocah empat tahun berhasil menggagalkan perbuatan biadab R (17) terhadap kakaknya siswa SD berinisial R (7). Meski sudah melapor ke polisi, ternyata pelaku R tidak ditahan.

"Untuk pelaku yang masih di bawah umur memang tidak ada keharusan di tahan atau tidak. Tapi bukan berarti pelaku dilepas, dia kita kenakan wajib lapor," kata Kanit Perempuan Perlindungan Anak (PPA) Polres Jakarta Timur, AKP Endang, kepada merdeka.com, Rabu (30/1).

Endang menambahkan, laporan itu dari ibunda korban diterima Unit PPA pada 10 Januari lalu. Pelaku juga sudah dimintai keterangan. Begitu pula dengan keluarga korban, sudah diperiksa penyidik Selasa (29/1) siang kemarin.

"Untuk kasus ini petugas sedang menjadwalkan penelitian Balai Pemasyarakatan (Bapas). Petugas pasti akan mendatangi pelaku untuk penelitian Bapas karena itu sebagai syarat pemberkasan untuk pelaku di bawah umur 18 tahun," jelasnya.

Endang berjanji, meski pelaku tidak ditahan penanganan kasus ini tetap berjalan.

Sebelumnya, R (7) siswa SD diperkosa tetangganya sendiri berinisial

Rabu, 30 Januari 2013

X FACTOR INDONESIA AUDITION - Fatin Shidqia - Grenade (Bruno Mars) | Epi...

Dahsyat, 'Luapan' Sperma Bikin Wanita Semangat
 
Headline
Ilustrasi
Oleh: Dahlia Krisnamurti
gayahidup - Rabu, 23 Januari 2013 | 23:18 WIB
Berita Terkait
 
INILAH.COM,Jakarta - Berbeda dengan pria yang sering tertidur usai bercinta. Wanita justru sebaliknya, mereka cenderung bersemangat dan giat bekerja.
Hal ini dikarenakan efek 'luapan' sperma yang maha dahsyat, menyebabkan kaum Hawa menjadi lebih bersemangat dan memiliki banyak tenaga untuk melakukan pekerjaan lain. Benarkah demikian ?
Dilansir Dailymail, sebuah studi baru menyebutkan bahwa bahan kimia khusus yang melapisi sperma menyebabkan kaum Hawa menjadi lebih bersemangat dan memiliki banyak tenaga untuk melakukan pekerjaan lain.
Para ilmuwan Inggris melakukan penelitian terhadap lalat yang memiliki efek hampir sama dengan manusia setelah bercinta. Hasilnya, setelah bercinta betina langusung masuk pada periode intens dlam kegiatan mencari makan.t
"Wanita yang aktif secara seksual jika diamati bisa memiliki tenaga. Selain itu, mereka juga akan merasa sibuk hingga delapan hari setelah berhubungan seks,"ungkap Profesor Elwyn Isaac dari Universitas Leeds, Inggris.
 
 
 
 
Rahasia Seks Dahsyat ala Perempuan Prancis
 
Headline
Ilustrasi
Oleh: Dahlia Krisnamurti
gayahidup - Selasa, 22 Januari 2013 | 22:25 WIB


Berita Terkait
 
INILAH.COM,Jakarta - Sama seperti tubuh langsing dan kecantikan dalam soal dahsyatnya adegan ranjang perempuan Prancis memiliki beragam rahasia tersendiri. 
 
Prancis memang dikenal sebagai pusat seni dan budaya, membuat mereka identik dengan kebebasan dan memiliki cita rasa seni yang tinggi. Dengan gaya aristokrat dan keningratan wanita Prancis, membuat pria bergairah.
Pasalnya, penampilan wanita Prancis dapat menjanjikan kepuasan seks yang luar biasa. Nah, berikut beberapa alasan mengapa perempuan Prancis memiliki hasrat seksual yangg tinggi ?
 
Memiliki jam terbang tinggi
Reputasi Prancis terhadap seksualitas yang terbuka telah terbukti melalui kehadiran toko erotis dan kabaret telanjang dada yang menjadi kebiasan wanita di Paris.
Bahkan, penelitian terbaru yang dilakukan French Aids Agency membuktikan bahwa sejak 1970, wanita di Prancis telah melakukan hubungan intim lebih dari dua kali dengan pasangannya.
 
Senang menggunakan lingerie
Wanita Prancis percaya bahwa lingerie yang cantik tak hanya dapat membuat tubuh mereka terlihat lebih indah, namun juga memberikan rasa percaya diri saat mengenakannya. Membuat mereka merasa feminin dan seksi. Karena itu, mengenakan lingerie bagi mereka merupakan suatu keharusan.
Berdasarkan sebuah survei, wanita Prancis menghabiskan 20 persen bujet bulanannya untuk membeli pakaian dalam di Prancis.
 
Hobi minum wine
Satu lagi kebiasaan para perempuan Prancis. Mereka kerap meminum anggur dan madu setiap malam, yang mereka percayai untuk memicu kehidupan seks yang mengendur.
 
Selalu menikmati apa yang dimakan
Perempuan Prancis, yang tak merasa khawatir dengan makanan yang mereka makan.Mereka tetap menikmati makanan tanpa pusing memikirkan berat badan, asalkan diimbangi dengan olahraga. (Askmen)


Wanita Terobesesi Bokong Kim Kardashian

Ghiboo.com - Data dari British Association of Aesthetic Plastic Surgeons menunjukkan bahwa terjadi penurunan peminat sedot lemak. Kini, tren transfer lemak marak diminati.
Wanita di Inggris berlomba-lomba untuk memiliki bokong montok seperti Kim Kardashian dan Jennifer lopez. Mereka pun tak ragu untuk menyuntikkan lemak ke dalam tubuh mereka.
Jenis operasi plastik ini telah digunakan selama lebih dari 70 tahun untuk mengisi kekurangan wajah, seperti pipi cekung, mata cekung atau bekas luka.
Untuk melakukan transfer lemak, seseorang harus menggunakan sel-sel lemak dari bagian tubuh lain dan menambahkannya ke bagian tubuh lainnya, termasuk bokong, otot bisep, otot betis, payudara, tangan dan penis. Hal ini dilakukan untuk membantu menghilangkan risiko reaksi alergi dan membuat tubuh terlihat lebih alami dibandingkan implan.
Transfer lemak memberikan keuntungan bagi wanita. Memiliki bokong tinggi dan penuh dapat membuat pinggang dan paha terlihat lebih kecil. Bahkan, juga bisa membuat bentuk tubuh terlihat lebih proporsional.

ASUS Siap Hadirkan Padfone 3 dengan Windows Phone 8



Liputan6.com, Jakarta : Sistem operasi mobile buatan Microsoft, Windows Phone 8, terlihat semakin diminati. Kali ini perusahaan teknologi asal Taiwan, ASUS, yang mulai mengincar untuk membuat perangkat Windows Phone 8.
Dilansir dari Wall Street Journal yang Liputan6.com kutip Jumat (18/1/2013), ASUS sedang melakukan pembicaraan dengan Microsoft terkait lisensi Windows Phone 8.
Kabar ini berasal dari seorang sumber. Meski begitu, mengutip Engadget, Vice President ASUS, Benson Lin, mengaku sedang mempertimbangkan sistem operasi yang berciri khas kotak-kotak atau tile itu.
Malahan Benson Lin mengatakan ASUS tertarik membawa Windows Phone 8 ke produk yang merupakan perpaduan smartphone dan tablet, Padfone. Saat ini ASUS sudah mengeluarkan dua seri Padfone yang menggunakan Android.
"Dengan konsep Padfone, yaitu ponsel plus tablet, saya pikir masuk akal untuk Windows 8," tutur Lin.
Tapi kabar ini masih sulit direalisasikan dalam waktu dekat. Sebab, Microsoft belum mengembangkan sistem operasi yang bisa digunakan di tablet dan smartphone sekaligus. Saat ini Windows Phone 8 baru bisa berjalan di smartphone, sedangkan tablet masih menggunakan Windows 8.
Selain itu, Lin juga mengatakan bahwa ASUS sedang berusaha membawa Padfone ke pasar Amerika Serikat pada 2014. Ada kemungkinan ini adalah Padfone 3, meski belum diketahui berbasis Android atau Windows Phone 8. (GAL)
Perkembangan Informasi Teknologi

Perkembangan informasi teknologi sangat pesat bahkan di pelosok-pelosok yang dulunya belum merasakan teknologi pun sekarang bisa menikmati layanan informasi teknologi scara online.

Teknologi informasi muncul sebagai akibat semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan organisasi, semakin kerasnya persaingan bisnis, semakin singkatnya siklus hidup barang dan jasa yang ditawarkan, serta meningkatnya tuntutan selera konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Untuk mengantisipasi semua ini, perusahaan mencari terobosan baru dengan memanfaatkan teknologi. Teknologi diharapkan dapat menjadi fasilitator dan interpreter. Semula teknologi informasi digunakan hanya terbatas pada pemrosesan data. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi tersebut, hampir semua aktivitas organisasi saat ini telah dimasuki oleh aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi.
Teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi dengan teknologi lainnya seperti perangkat keras, perangkat lunak, database, teknologi jaringan, dan peralatan telekomunikasi lainnya. Selanjutnya, teknologi informasi dipakai dalam sistem informasi organisasi untuk menyediakan informasi bagi para pemakai dalam rangka pengambilan keputusan.
Ada berbagai macam sistem informasi dengan menggunakan teknologi informasi yang muncul, antara lain Electronic Data Processing Systems, Data Processing Systems (DPS), Decision Support System (DSS), Management Information System (MIS), Executive Information Systems (EIS), Expert System (ES) dan Accounting Information System (AIS) (Bodnar, 1998). Saluran komunikasi yang dapat digunakan untuk berkomunikasi adalah standard telephone lines, coaxial cable, fiber optics, microwave systems, communications satellites, cellular radio and telephone. Sedangkan konfigurasi jaringan yang dapat dipakai untuk berkomunikasi adalah Wide Area Network (WAN), Local Area Network (LAN), dan Client/Server Configurations (Romney, 2000).
EDP adalah penggunaan teknologi komputer untuk menyelenggarakan pemrosesan data yang berorientasi pada transaksi organisasi. Sistem ini digunakan untuk mengolah data transaksi yang sifatnya rutin (sehari-hari). Sistem ini tidak dapat membantu pekerjaan pihak manajemen yang berkaitan dengan pengambilan keputusan. Sistem ini hanya bermanfaat untuk meningkatkan ketepatan waktu dan frekuensi penyajian laporan. Secara fundamental, EDP merupakan aplikasi system informasi akuntansi dalam setiap organisasi. Istilah data processing (DP) sebenarnya sama dengan EDP.
MIS merupakan penggunaan teknologikomputer untuk menyediakan informasi yang berorientasi pada manajemen level menengah. MIS mengakui adanya kenyataan bahwa para manajer dalam suatu organisasi membutuhkan informasi dalam rangka pengambilan keputusan dan bahwa sistem informasi berbasis komputer dapat membantu penyediaan informasi bagi para manajer.
DSS adalah suatu sistem informasi yang datanya diproses dalam bentuk pembuatan keputusan bagi pemakai akhir. Karena berorientasi pada pemakai akhir, maka DSS membutuhkan penggunaan model-model keputusan dan database khusus yang berbeda dengan sistem DP. DSS diarahkan pada penyediaan data yang nyata, khusus, dan informasi yang tidak rutin yang diminta oleh manajemen. DSS dapat digunakan untuk menganalisis kondisi pasar sekarang atau pasar potensial. DSS juga dapat membantu mengubah proses bisnis, dimana umumnya manajer membuat semua keputusan, namun dengan adanya teknologi informasi seperti decision support tools, access database, dan modelling software, pengambilan keputusan menjadi bagian setiap orang.
ES merupakan sistem informasi yang berbasis pada pengetahuan yang menggunakan pengetahuan tentang bidang aplikasi khusus untuk menjalankan kegiatan sebagai konsultan ahli bagi pemakai akhir. Seperti DSS, ES membutuhkan penggunaan model-model keputusan manajemen dan database khusus. Tidak seperti DSS, ES juga membutuhkan pengembangan basis pengetahuan dan inference engine. Jika DSS membantu manajemen dalam rangka pengambilan keputusan, maka ES membuat keputusan tersebut.
EIS merupakan suatu sistem informasi yang berkaitan dengan kebutuhan manajemen puncak mengenai informasi strategik dalam proses pengambilan keputusan strategik. Sedangkan AIS merupakan sebuah sistem yang menyediakan informasi bersifat keuangan dan non keuangan bagi para pengambil keputusan. Penggunaan teknologi informasi pada aktivitas perusahaan seperti pada value chain dapat menghasilkan beberapa keuntungan, seperti penghematan biaya, percepatan waktu operasi, peningkatan produktivitas, percepatan waktu pengiriman barang dan jasa kepada pelanggan, serta peningkatan nilai barang dan jasa yang tinggi pada pelanggan.
Salah satu teknologi informasi yang tidak kalah pentingnya adalah pemakaian Electronic Data Interchange (EDI). EDI adalah komunikasi antar komputer dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan mengurangi pekerjaan yang sifatnya klerikal. Hansen dan Hill (1989) mendefinisikan EDI sebagai pergerakan dokumen bisnis dalam format terstruktur antara berbagai patner bisnis dalam suatu organisasi. Dengan EDI, dokumen yang diterima dapat memerintahkan komputer secara otomatis. EDI yang terintegrasi memberikan peluang pada manajer untuk berkonsentrasi penuh pada pengambilan keputusan strategik dan meningkatkan kemampuan dalam pengendalian beberapa aktivitas.
Teknologi akan terus berkembang. Teknologi informasi yang kuat akan menjadi competitive edge bagi perusahaan dan sekaligus menjadi entry barrier (Fasio, 1994). Bagi organisasi yang ingin maju dan berkembang, tidak ada alasan untuk tidak menggunakan teknologi sepanjang hal itu dapat mempermudah perusahaan menyesuaikan diri dengan lingkungannya (Hanscombe, 1989).